Iklan doni 2

Gelombang Tinggi Mengancam, Warga Diminta Tidak Mandi di Pantai

Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Sejak dua hari terakhir, gelombang laut di wilayah pesisir Kabupaten Mukomuko dilaporkan mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini memicu peringatan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar masyarakat tidak beraktivitas mandi di pantai demi keselamatan.

Peningkatan gelombang yang terjadi bukan hanya mengancam keselamatan para pengunjung pantai, tetapi juga para nelayan yang mengandalkan aktivitas melaut sebagai sumber kehidupan. BPBD menegaskan, dampak gelombang tinggi dapat muncul sewaktu-waktu tanpa tanda yang jelas, sehingga masyarakat diminta tetap waspada dan menghindari risiko yang tidak perlu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak mandi di pantai. Kondisi gelombang tidak stabil, sewaktu-waktu bisa lebih tinggi dan berbahaya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT.

Selain itu, nelayan juga dianjurkan untuk menyesuaikan aktivitas melaut, terlebih ketika tampak gelombang semakin kuat atau angin bertiup kencang. Pantai-pantai yang kerap menjadi tujuan rekreasi warga di akhir pekan kini dipantau lebih ketat. Petugas BPBD bersama unsur terkait melakukan pengawasan lapangan dan penyampaian imbauan langsung kepada warga yang masih nekat bermain di sekitar bibir pantai.

BACA JUGA:Dihantam Gelombang Tinggi, Tanggul Pantai Abrasi dan Kios Warga Rusak

BACA JUGA:BPBD Imbau Nelayan Waspada, Gelombang Tinggi Ancam Perairan Mukomuko Hingga Awal Oktober

"Bencana hidrometeorologi seperti gelombang tinggi diperkirakan masih dapat terjadi akibat perubahan cuaca yang dinamis," ungkapnya.

Masyarakat, ungkap Ruri, juga diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah maupun instansi berwenang lainnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, pihaknya mengingatkan keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar agar tidak bermain di pantai pada situasi gelombang tinggi. Upaya ini merupakan langkah kecil namun bermakna demi menjaga keselamatan bersama.

"Dengan kewaspadaan dan kerja sama semua pihak, diharapkan risiko kecelakaan laut dapat diminimalkan, dan keselamatan masyarakat tetap terjaga. Dan kami berkomitmen terus memberikan informasi terbaru, serta memastikan upaya pengawasan tetap berjalan," pungkasnya. (rel)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan