Iklan doni 2

Disperindag Mukomuko dan Bank Indonesia Sidak Pasar Lubuk Sanai III

Disperindag bersama tim saat menggelar sidak di pasar Lubuk Sanai III-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan potensi gejolak harga jelang akhir tahun 2025. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mukomuko bersama tim gabungan dan pihak Bank Indonesia melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Desa Lubuk Sanai III, Kecamatan XIV Koto, Rabu 22 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, stok barang mencukupi, serta mencegah adanya praktik kecurangan yang merugikan masyarakat.

Kepala Dinas Perindag Mukomuko, Nurdiana, SE, MAP yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan, sidak ini menjadi bagian dari upaya pengawasan pasar secara berkelanjutan, terutama menghadapi momentum hari-hari besar atau saat inflasi daerah berpotensi meningkat.

“Kami ingin memastikan tidak ada pedagang yang bermain harga atau menggunakan timbangan yang tidak sesuai. Pemerintah hadir untuk melindungi kepentingan konsumen sekaligus membantu pedagang menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:Cabai Melonjak, Pemkab Mukomuko Turun ke Pasar Pastikan Harga Stabil

BACA JUGA:Usai Pemda dan Polres Sidak Pasar, Stok Pangan Aman, Harga Bapok Stabil

Selain memantau harga dan ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, dan sayur-mayur, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap kebersihan dan keamanan pangan.

"Setiap lapak diperiksa, mulai dari kondisi sanitasi, cara penyimpanan bahan makanan, hingga kualitas produk yang dijual di pasar," katanya.

Nurdiana menambahkan, selain pengawasan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana dialog langsung antara pemerintah dan pedagang. Tim mendengarkan berbagai keluhan, mulai dari kendala pasokan barang hingga penataan lapak yang lebih tertib dan nyaman bagi pembeli.

Dalam kesempatan tersebut, tim juga menekankan pentingnya ketaatan terhadap peraturan daerah, seperti retribusi pasar, izin berdagang, dan pengelolaan tempat usaha. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pasar yang tertib, bersih, dan sehat, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.

Dengan kegiatan sidak rutin seperti ini, pemerintah berharap tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga membangun rasa percaya masyarakat terhadap pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat.

BACA JUGA:Cabai Melonjak, Pemkab Mukomuko Turun ke Pasar Pastikan Harga Stabil

BACA JUGA:Usai Pemda dan Polres Sidak Pasar, Stok Pangan Aman, Harga Bapok Stabil

“Pasar rakyat adalah denyut nadi ekonomi daerah. Ketika pasar sehat dan harga terkendali, maka masyarakat pun akan merasa aman dan sejahtera,” pungkasnya. (rel)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan