Progres Pamsimas Capai 75 Persen, Ditarget Tuntas Oktober 2025
Kadis PUPR Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO – Harapan warga pedesaan di Kabupaten Mukomuko untuk menikmati akses air bersih dan sanitasi layak kian nyata.
Tahun 2025 ini, pemerintah daerah kembali menggulirkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di 14 desa yang tersebar di empat kecamatan, dengan progres pembangunan fisik telah menembus lebih dari 75 persen.
Targetnya, seluruh pekerjaan akan rampung pada bulan Oktober ini sehingga masyarakat sudah bisa memanfaatkan fasilitas tersebut sebelum memasuki musim kemarau panjang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST, MT, didampingi Kepala Bidang Cipta Karya, Budiarto, ST, menjelaskan bahwa Pamsimas merupakan salah satu program prioritas daerah yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga.
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Genjot Akses Air Bersih dan Sanitasi, Pamsimas Hadir di 14 Desa
BACA JUGA:Lima Desa di Mukomuko Terima Program Pembangunan Sanitasi
“Program ini hadir bukan sekadar membangun jaringan pipa dan tandon air, tetapi juga membangun kesadaran bersama tentang pentingnya sanitasi dan pengelolaan air bersih secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tahun ini difokuskan pada desa-desa yang selama ini menghadapi kesulitan air bersih, terutama saat musim kemarau. Ke-14 desa penerima tersebar di Kecamatan Penarik, Air Rami, Teras Terunjam, dan Air Majunto. Empat wilayah tersebut diketahui memiliki kondisi geografis yang cukup menantang, sehingga penyediaan sumber air layak minum menjadi kebutuhan mendesak.
Untuk mendanai kegiatan ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp19 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025. Dari jumlah tersebut, Rp13 miliar digunakan untuk pembangunan infrastruktur sanitasi, seperti instalasi pengolahan limbah domestik dan jamban sehat, sementara Rp6 miliar dialokasikan untuk sistem penyediaan air minum yang meliputi sumur bor, pipa distribusi, serta bak penampung air.
“Kalau tidak ada hambatan cuaca, kami optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Begitu selesai, fasilitas ini langsung bisa dinikmati masyarakat,” tambahnyan
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Genjot Akses Air Bersih dan Sanitasi, Pamsimas Hadir di 14 Desa
BACA JUGA:Lima Desa di Mukomuko Terima Program Pembangunan Sanitasi
Selain pembangunan fisik, kegiatan Pamsimas juga menyertakan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat penerima manfaat.
Tujuannya agar warga mampu mengelola sistem air minum dan sanitasi secara mandiri, tanpa bergantung penuh kepada pemerintah daerah.
