Iklan doni 2

Wujudkan Energi Berkeadilan, 5 SPBU BBM di Bengkulu Satu Harga

SPBU BBM satu harga-Radar Utara / Doni Aftarizal-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Sebanyak lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Bengkulu, menyediakan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga.

Ini merupakan salah satu langkah Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), untuk terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan energi berkeadilan melalui Program BBM Satu Harga. 

"Program ini memastikan masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil), memperoleh BBM dengan harga setara seperti di daerah lain," ungkap Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi.

Menurut Rusminto, di wilayah Sumbagsel terdapat 24 SPBU BBM Satu Harga. Lima diantaranya berada di Provinsi Bengkulu, sembilan di Sumatera Selatan, tujuh di Lampung, dua di Jambi dan satu di Bangka Belitung. 

BACA JUGA:Diduga Hasil Pencucian Uang, SPBU Milik Saskya Hussy Disita

BACA JUGA:Pembelian Pertalite MasiH Dibatasi, Pasokan BBM 2 SPBU Diklaim Aman

"Kehadiran SPBU tersebut menjadi bukti nyata dukungan kita terhadap pemerataan energi, sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pelosok," kata Rusminto.

Dilanjutkan Rusminto, dalam mewujudkan hal tersebut, Pertamina menempuh tantangan distribusi yang tidak ringan. Penyaluran dilakukan melalui jalur darat dengan mobil tangki, yang menempuh ratusan kilometer dari Terminal BBM terdekat.

"Hingga jalur laut menggunakan kapal ke daerah kepulauan," papar Rusminto.

Rusminto menambahkan, salah satu yang paling menantang adalah distribusi ke Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, yang merupakan pulau terluar Indonesia di Samudera Hindia. 

BACA JUGA:Dinilai Ganggu Kelancaran Lalu Lintas, Antrian Kendaraan di SPBU Dikeluhkan Warga

BACA JUGA:Warga Keluhkan Pembelian BBM dengan Jerigen di SPBU Putri Hijau

"Lokasi ini berjarak kurang lebih sekitar 156 km atau 90 mil laut dari Kota Bengkulu, dengan waktu tempuh kapal sedikitnya 12 jam. Meski demikian, kita tetap konsisten memastikan masyarakat di wilayah terluar dapat menikmati energi secara berkelanjutan," tambah Rusminto.

Lebih lanjut Rusminto menyampaikan, program ini tidak hanya menjamin akses energi, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan