Aksi Damai Petani Sawit di Enggano, Yudi: Kami Hanya Ingin Perbaiki Ekonomi
Ilustrasi Petani Sawit-Radar Utara / Doni Aftarizal-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Tampaknya tidak seluruh elemen masyarakat di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, menyatakan penolakannya terhadap komoditas kelapa sawit.
Terbukti sejumlah petani yang menananam kelapa sawit di salah satu pulau terdepan di Indonesia tersebut, telah mengagendakan aksi damai yang bisa dinilai sebagai tandingan dari aksi penolakan sebelumnya.
"Aksi damai telah kami agendakan pada Senin 21 September 2025 besok, dan rencananya bakal berlangsung di Kantor Camat Enggano," ungkap Petani Kelapa Sawit di Pulau Enggano, Yudi Rahman.
Menurut Yudi, surat pemberitahuan untuk aksi damai sudah disampaikan pihaknya kepada sejumlah pihak di Kecamatan Enggano, termasuk juga pada aparat kepolisian.
BACA JUGA:Pemerintah Diminta Musnahkan dan Terbitkan Larangan Budidaya Sawit di Enggano
BACA JUGA:Tidak Ada Bantuan Benih Sawit Unggul, Dinas Pertanian Fokus Program Replanting Sawit
"Kita pastikan aksinya berlangsung damai, dan dalam momen itu kita hanya ingin menyampaikan aspirasi yang tentunya tak lepas dari alasan kita memilih menanam komoditas kelapa sawit," kata warga Banjar Sari Kecamatan Enggano ini.
Disisi lain, Yudi menyampaikan, yang melatarbelakangi pihaknya untuk menggelar aksi tandingan, salah satunya untuk membuktikan tidak seluruh warga di Pulau Enggano ini menolak tanaman kelapa sawit.
"Kemudian, kami yang memilih menanam kelapa sawit, tujuannya hanya satu yakni ingin memperbaiki ekonomi keluarga," tegas Yudi.
Apakah tidak berhak baginya dan warga lainnya di Pulau Enggano ini menanam kelapa sawit, ketika tujuannya hanya untuk memperbaiki ekonomi keluarga.
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas dan Produktivitas Kebun, Dinas Pertanian Latih 23 Kelompok Petani Sawit
BACA JUGA:Mukomuko Kembali Dapat Program Replanting Sawit Plus Ketahanan Pangan 2026
"Sementara sama-sama kita ketahui faktanya, jika kelapa sawit saat ini sudah menjadi salah satu komoditas unggulan di Indonesia. Di Enggano ini animo warga untuk menanam sawit juga tinggi," sampai Yudi.
Yudi menambahkan, saat ini beberapa masyarakat telah menanam kelapa sawit di lahan milik mereka. Dari total yang ada, sekitar 15 hektar sudah berproduksi.
