Iklan doni 2

Tantangan Modernisasi Tata Kelola Wisata Daerah

BI gandeng Pemda Bengkulu Utara kembangkan wisata Palak Siring. Pahami 5 unsur dalam skema pentahelix dan potensi investasi di tengah keterbatasan anggaran.-dok. radar utara-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Rumor pemangkasan ekstrem Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat, menuntut setiap daerah untuk berpikir kreatif dalam mengembangkan potensi lokalnya. 

Langkah transformatif itu sudah mulai dilakukan dengan menggandeng Bank Indonesia (BI) dalam studi kelayakan pengembangan Wisata Palak Siring Kemumu. Langkah ini diharapkan mampu menarik investor swasta dan menjadi solusi cerdas di tengah kondisi fiskal yang serba terbatas.

Kepala Dinas Penanaman Modal Kabupaten Bengkulu Utara, Ir Budi Sampurno, menjelaskan, studi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan "belas kasihan" dari pusat. 

Dengan studi yang matang, potensi pariwisata, seperti halnya Palak Siring dapat ditawarkan ke pihak ketiga dengan data yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA:Tingkatkan Potensi Wisata Daerah, Arie Sentil Pentingnya Kebersihan Lingkungan

BACA JUGA:Dorong Wisata Berkelanjutan, Kadis Pariwisata Ajak Kecamatan Maksimalkan Kelola Sampah

"Terobosan ini sudah kita lakukan dalam studi kelayakan investasi udang vannamei di pesisir pantai barat Bengkulu Utara. Kita memang memiliki garis pantai terpanjang," ujar Budi Sampurno.

Studi Kelayakan: Kunci Menarik Investor di Wisata Palak Siring

Langkah Pemda Bengkulu Utara, seperti yang diungkap Budi Sampurno dengan menggandeng BI sangat strategis. Mereka tidak hanya mengandalkan promosi kosong, tetapi juga memberikan jaminan dengan data yang didukung kajian akademik. 

Ini mirip dengan studi kelayakan yang pernah dilakukan BI untuk Budidaya Udang Vannamei, yang menghasilkan data konkret soal investasi, return hingga payback period, sehingga calon investor sudah mengetahui hitung-hitungan ketika melakukan investasi.

Dengan studi serupa di sektor pariwisata, investor akan memiliki gambaran jelas tentang potensi keuntungan, risiko, dan kelayakan finansial. 

BACA JUGA:4 Desa Wisata Berkelas Internasional Di Indonesia

BACA JUGA:Disparpora Bakal Evaluasi 53 Desa Wisata di Mukomuko

Hal ini dapat meyakinkan mereka untuk menanamkan modal di wisata Palak Siring tanpa keraguan, membantu Pemda Bengkulu Utara mengatasi keterbatasan fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan