Mukomuko Dukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis, Tiga Titik SPPG Disiapkan
Bupati Mukomuko, H Choirul Huda, SH-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO — Pemerintah Kabupaten Mukomuko, siap mendukung penuh terhadap pelaksanaan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebagai bentuk komitmen, pemerintah daerah telah menyiapkan tiga lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan kelancaran program yang digagas pemerintah pusat ini.
Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH, menegaskan, keberadaan SPPG menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung salah satu agenda prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
“Pemerintah daerah tetap bertanggung jawab agar program Makan Bergizi Gratis ini berjalan baik. Kita sudah siapkan tiga titik lokasi SPPG, dan kita juga mensupport titik-titik lainnya yang dikelola oleh yayasan maupun lembaga lain,” ujar Bupati.
Choirul Huda menekankan bahwa MBG tidak hanya sekadar program tambahan, melainkan bagian dari proyek strategis nasional yang wajib diwujudkan bersama oleh seluruh daerah. Ia berharap keberadaan SPPG dapat membantu mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Mukomuko.
BACA JUGA:Bupati ASA Simak Pidato Presiden, Soal Efisiensi dan MBG Jadi Perhatian
BACA JUGA:Bulan Ini, 1 Unit SPPG MBG Launching di Bengkulu Utara
"Selain menurunkan stunting, juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi generasi muda," jelasnya.
Sementara itu epala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxandi Utra Dharma, menjelaskan bahwa salah satu lokasi SPPG yang telah dipastikan beroperasi berada di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko. Fasilitas ini diproyeksikan mampu melayani hingga 3.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
“Sekarang sedang dalam proses pengajuan ke Badan Gizi Nasional (BGN). Dari BGN, kita sudah diminta melengkapi sejumlah data dan persyaratan, dan saat ini ada empat berkas yang kita ajukan,” katanya.
Selain itu, Pemkab Mukomuko juga telah melakukan survei dan menyiapkan proposal pembangunan SPPG di tiga kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Ipuh, Penarik, dan Lubuk Pinang. Ketiga titik ini diproyeksikan akan mengakomodasi wilayah dengan jumlah sasaran cukup besar, terutama sekolah-sekolah yang tersebar di daerah tersebut.
“Tiga lokasi itu sudah kita usulkan ke BGN. Harapannya semuanya bisa diakomodir. Dari pemerintah daerah, kita sudah menyiapkan dokumen persyaratan, mulai dari surat penetapan lokasi, surat pinjam pakai lahan, hingga dokumen teknis lainnya,” pungkasnya. (rel)
