Pemkab Mukomuko Segera Gelontorkan Bantuan Besar untuk Nelayan
Kabid Perikanan Tangkap, Warsiman-Radar Utara/Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO – Kabar gembira datang bagi para nelayan di Kabupaten Mukomuko. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko melalui Dinas Perikanan setempat akan segera merealisasikan pengadaan sarana dan prasarana penangkapan ikan.
Bantuan tersebut mencakup 26 unit mesin tempel berbagai ukuran, dua unit perahu, serta 10 unit jaring yang akan disalurkan kepada kelompok nelayan penerima manfaat.
Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Warsiman, mengungkapkan bahwa seluruh pengadaan ini menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Mukomuko tahun 2025. Ia menjelaskan, proses pengadaan sempat tertunda karena adanya kekhawatiran anggaran terkena efisiensi pada awal tahun.
“Awalnya memang ada kekhawatiran dana ini ikut terdampak efisiensi anggaran. Namun setelah rapat bersama DPRD beberapa waktu lalu, akhirnya dipastikan bahwa anggarannya aman. Jadi sekarang kami langsung memproses pengadaannya,” ujar Warsiman.
Ia menambahkan, seluruh proses pembelian akan dilakukan menggunakan skema e-katalog, sehingga dipastikan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan metode ini, diharapkan pengadaan dapat segera rampung dan bantuan bisa langsung diserahkan kepada nelayan yang membutuhkan.
BACA JUGA:Nelayan PIM Bangun Balai Pertemuan Secara Swadaya, Pemkab Beri Apresiasi
BACA JUGA:Nelayan PIM Panen Ikan Semar, Cuaca Laut Mendukung Aktivitas Melaut
Warsiman menyebutkan, bantuan mesin tempel, perahu, dan jaring ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan di wilayah pesisir Mukomuko.
“Harapan kita, dengan adanya bantuan ini, hasil tangkapan nelayan meningkat, biaya operasional menurun, dan kesejahteraan mereka ikut terangkat,” tambahnya.
Program pengadaan sarana perikanan ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemkab Mukomuko terhadap sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah daerah menilai, keberadaan alat tangkap yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi ikan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dari sektor perikanan.
"Dengan dipastikannya anggaran dan dimulainya proses pengadaan, para nelayan kini tinggal menunggu waktu untuk dapat memanfaatkan bantuan tersebut di lapangan. Dan perlu juga masyarakat nelayan ketahui, bantuan yang akan disakurkan nanti untuk kelompok nelayan yang mengajukan proposal sebelumnya," pungkasnya. (rel)
