Menunggu Output Pejabat Rame-rame Ngantor di Enggano
Menunggu Output Pejabat Rame-rame Ngantor di Enggano-Radar Utara / Abdurrahman Wachid-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Terisolasinya masyarakat di Pulau Enggano selama beberapa bulan lalu, sangat menyedot perhatian publik. Kini pokok permasalahan telah teratasi, situasi kembali normal.
Sehingga tiba pada saatnya, para pejabat daerah mulai melakukan kunjungan kerja. Mulai dari Pejabat Daerah Provinsi Bengkulu, hingga Pejabat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara.
Minggu lalu, terlihat wakil Gubernur Bengkulu, Ir. H. Mian, telah berkantor di sana selama beberapa hari. Melakukan peninjauan ke sejumlah tempat-tempat strategis disana, paling penting ia membuka forum dialog dengan masyarakat Enggano.
Hal serupa juga dilakukan oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE., M.AP., didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada hari Selasa, 17 Juli 2025 lalu, mulai berkantor di Pulau Enggano.
BACA JUGA:Bersinergi dengan Lintas Sektor, Ketua DPRD Bengkulu Utara Pantau Arah Pembangunan di Enggano
BACA JUGA:Bupati Bengkulu Utara Ngantor Ke Enggano, Ini Agendanya
Tak ayal, kehadirannya itu disambut riang oleh masyarakat di Enggano. Agenda hari pertama dilakukan Bupati termuda di Provinsi Bengkulu ini adalah mendengar jeritan hari masyarakat di Pulau Enggano, yang sempat terisolasi selama beberapa bulan lalu.
Momen sarasehan antara masyarakat dengan bupati dan jajaran forkopimda ini dimanfaatkan oleh masyarakat di enam desa di Pulau Enggano.
Diketahui, program cetak sawah baru dari kementerian pertanian itu menyasar di sejumlah desa di Enggano, luasnya sekitar 600 hektar lebih.
Bupati menerima paparan dari kepala desa, perihal permintaan dukungan konkret untuk pihak terkait akan kebutuhan akses pertanian menuju lahan sawah baru tersebut.
BACA JUGA:Miliki Potensi Wisata Luar Biasa, Ini Komitmen Pemprov Bengkulu untuk Enggano
BACA JUGA:Pengiriman BBM ke Enggano Lewat Pulau Baai
Hal ini perlu dilakukan agar lahan sawah baru ini nanti tidak terbengkalai lantaran sulitnya akses pengangkutan hasil panen. Diperkirakan, panjang jalan itu mencapai 6,5 kilometer.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, mengungkapkan bahwa pihaknya akan sesegera mungkin mengajukan proposal ke pemerintah Provinsi Bengkulu, perihal usulan jalan usaha tani di Kecamatan Enggano.
