Apa Sebenarnya yang Terjadi Saat Kita Mengigau
Apa Sebenarnya yang Terjadi Saat Kita Mengigau-Shutterstock-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Mengigau saat tidur, atau yang dikenal dengan istilah "ngelindur", merupakan fenomena umum. Dialami banyak orang.
Dalam sebagian besar kasus, mengigau menandakan masalah serius. Dapat dipicu oleh berbagai faktor seperti stres, kurang tidur, atau kondisi tubuh yang sedang tidak fit.
Meski demikian, apabila kebiasaan mengigau terjadi secara berulang dan disertai gejala lain, hal ini patut diwaspadai sebagai indikasi gangguan tidur atau masalah kesehatan yang lebih serius.
Selain itu jika mengigau saat tidur, menurut pandangan Islam, dapat dipicu oleh berbagai faktor.
Pakar menyebutkan bahwa kondisi ruhani yang tidak stabil, pikiran yang tidak tenang, serta minimnya praktik dzikir dan doa sebelum tidur menjadi pemicu utamanya.
Tak hanya itu, faktor kelelahan, kurang istirahat, atau bahkan gangguan dari iblis juga disebutkan dapat memicu fenomena ini.
BACA JUGA:Di Balik Menawannya Telaga Warna Puncak Bogor, Konon Ada Ratu yang Menangis Akibat Perilaku Putrinya
BACA JUGA:Mimpi Kehilangan Barang Berharga Sering Dikaitkan Dengan Rasa Takut, Cek Kebenarannya!
Ahli spiritual Islam, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.
Juga memperkuat ikatan spiritual seperti doa dan perlindungan diri sebelum tidur guna menghindari gangguan tidur semacam ini.
Meski kerap dikaitkan dengan aktivitas bermimpi, mengigau sejatinya dapat terjadi pada berbagai tahap tidur, tidak terbatas hanya pada fase saat mimpi berlangsung.
Mengigau tergolong dalam jenis gangguan tidur yang disebut parasomnia.
Dapat muncul ketika seseorang baru mulai tertidur, berada dalam tidur nyenyak, hingga saat menjelang terbangun.
Pandangan lainnya, mengigau, atau dikenal dalam istilah medis sebagai (somniloquy), merupakan fenomena ketika seseorang berbicara saat tidur tanpa disadari.
