Lulun Samak : Mitos Hantu Tikar Mematikan Penghuni Sungai di Kalangan Masyarakat Sunda
Lulun Samak : Mitos Hantu Tikar Mematikan Penghuni Sungai di Kalangan Masyarakat Sunda-radarutara.bacakoran.co-
Selain dapat menggulung orang yang mendekatinya, ternyata Lulun Samak juga dipercaya oleh masyarakat Sunda memiliki kemampuan untuk menghisap darah manusia.
Lulun Samak akan menghisap habis darah orang yang sedang berenang maupun orang yang sedang berada di atas perahu di sungai yang dihuni hantu tikar ini.
Hantu tikar ini akan mengambil nyawa korbannya, kemudian jasad akan dilepaskan begitu saja hingga akan mengapung permukaan air.
Legenda Lulun Samak, berasal dari kebiasaan leluhur masyarakat Sunda yang biasa menggunakan tikar anyaman daun pandan, untuk dijadikan alas memandikan jenazah.
BACA JUGA:Jurig Jarian : Legenda Hantu Penunggu Sampah Masih Dipercaya Masyarakat Garut
BACA JUGA:5 Mitos Pantangan Bagi Masyarakat Sunda, Jawa Barat yang Sebaiknya Tidak Dilanggar
Setelah jenazah selesai disemayamkan, maka tikar yang dijadikan alas untuk memandikan jenazah akan dibuang ke sungai.
Dengan kebiasaan leluhur masyarakat Sunda inilah, muncul cerita-cerita seram tentang hantu tikar atau Lulun Samak ini.
Seiring berkembang zaman menjadi salah satu kisah horor yang paling dikenal di kalangan masyarakat Sunda.
Jika dilihat secara fisik, Lulun Samak biasanya berwujud tikar yang mengapung dengan tenang di atas air.
Namun, apabila diperhatikan lebih seksama, maka akan terlihat sesuatu yang mengerikan di balik permukaannya.
BACA JUGA:Tragedi Berdarah Pesanggrahan Bubat, Gerusan Fakta atas Mitos, Akar Larangan Menikah Jawa dan Sunda
BACA JUGA:Tak Ada Hewan Berkaki Empat! Mengulik Mitos dari Garut, Jawa Barat dari Kampung Pulo
Bagian bawah tikar pandan ini biasanya akan terlihat bergulung-gulung, seolah-olah menyembunyikan ancaman yang siap mencabut nyawa siapa saja yang coba mendekatinya.
Dengan legenda Lulun Samak ini, masyarakat Sunda percaya jika ada orang yang hilang di sungai maka akan ada hubungannya dengan keberadaan Lulun Samak.
