Jabar Terpapar, Neymar Positif Covid
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung. -ANTARA/Ricky Prayoga-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO – Pesepakbola dunia, Neymar positif Covid, sempat menjadi trending di peramban google. Padahal, bintang timnas Brasil itu, memiliki atmosfer tersendiri kala melaga di lapangan hijau.
Sederet agenda yang bakal dilakoni Neymar pun batal. Skuad Santos, praktis terimbas atas paparan flu yang menyergap tubuh Neymar, sehingga harus absen dalam pertandingan.
Konon, paparan virus flu yang sempat menjadi pagebluk sejagad raya nyaris 3 tahun lamanya itu, sudah dirasakan Neymar sejak Kamis, pekan lalu.
Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang kini dipimpin Dedi Mulyadi, sempat menjadi sorotan publik nasional atas paparan kasus serupa pekan lalu.
Dinas Kesehatan setempat mencatat enam warga terkonfirmasi positif yang saat itu langsung menjalani perawatan intensif.
BACA JUGA:Kasus COVID-19 Muncul Lagi di Jabar! Gubernur Dedi Mulyadi Imbau Warga Tetap Tenang
Gubernur Jabar 2025, Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya kewaspadaan, tanpa harus menciptakan kepanikan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jabar, Rochadi, memastikan bahwa keenam pasien telah mendapatkan penanganan medis yang sesuai standar.
"Tidak ada lonjakan kasus. Enam pasien sudah tertangani dengan baik dan kami terus melakukan pemantauan intensif," ujar Rochadi saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Juni 2025.
Rochadi menjelaskan bahwa belum dapat dipastikan apakah enam kasus terbaru ini disebabkan oleh varian baru virus Corona.
Namun, satu hal yang pasti: semua pasien mengalami penurunan daya tahan tubuh, yang membuat mereka lebih rentan terinfeksi.
"Virusnya masih ada, tapi risiko penularan jauh lebih rendah dibanding masa puncak pandemi. Ini karena sebagian besar masyarakat sudah divaksin dan kekebalan kelompok (herd immunity) telah terbentuk," lanjutnya.
BACA JUGA:Stimulus Restrukturisasi Kredit Perbankan untuk Penanganan Dampak COVID-19 Resmi Berakhir