Polisi Buru Pelaku Pembobolan Rumah
Ilustrasi Pembobolan Rumah-Edi Wahyono/detikcom -
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Teror bobol rumah beraksi dalam 7 kali dalam sepekan terakhir di Kabupaten Bengkulu Utara, fokusnya terjadi di wilayah Kecamatan Lais sangat mengkhawatirkan masyarakat.
Informasi itu pun tiba di meja Satreskrim Polres Bengkulu Utara, setelah adanya laporan dari masyarakat pada hari Senin, 19 Mei 2025.
Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, IPTU Imam Dipsa Maulana, saat ditanya radarutara.bacakoran.co, mengungkapkan pasca menerima laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan atas kejadian yang meresahkan masyarakat tersebut.
"Kemarin kita mendapatkan laporan dari masyarakat, lalu kami langsung melakukan penyelidikan," ungkap Kasat Reskrim, Iptu Imam, pada hari Selasa, 20 Mei 2025.
BACA JUGA:Rumah Dibobol, Pelaku Bawa Parang
BACA JUGA:Jadi DPO, Pembobol Warung Grosir di Pasar Sebelat Diringkus Polisi
Dirinya tak menampik bahwa berdasarkan laporan yang pihaknya terima, sejumlah barang yang dibawa oleh pelaku bobol rumah tersebut merupakan barang yang memiliki nilai kecil.
Meski demikian, tegas dia, yang namanya pencurian tetap pencurian. Maka, pihaknya berkomitmen untuk melakukan upaya untuk mengungkap pelaku tersebut.
"Memang barang yang dicuri itu seperti tabung gas, pisau dapur, uang Rp 10 ribu. Tapi, yang namanya pencurian tetap pencurian," tegasnya.
Masyarakat setempat, Iskandar Jhoni mengungkapkan bahwa maraknya kejadian pembobolan tersebut, lingkungan masyarakat di Desa Taba Baru, Desa Kalbang dan sekitarnya kini menjadi mencekam.
BACA JUGA:Maling Bobol Rumah Toke Karet di Desa Air Petai, Uang Ratusan Juta Raib
BACA JUGA:Ekonomi Sulit, Waspada Bandit Bobol Rumah Mengintai
Masyarakat benar-benar resah, ditambah lagi, ada pisau dapur yang dicuri oleh komplotan pelaku ini.
"Takutnya, saat komplotan itu melancarkan aksinya diketahui oleh pemilik rumah, bisa saja pelaku ini menyerang pemilik rumah," ujarnya.
