Kenali Risiko Efek Samping Menggunakan Paracetamol yang Perlu Diperhatikan
Kenali Risiko Efek Samping Menggunakan Paracetamol yang Perlu Diperhatikan-alodokter.com-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO. - Paracetamol sering digunakan untuk meredakan rasa sakit dan demam. Seperti obat lainnya, paracetamol juga dapat memicu efek samping. Oleh karena itu, penting untuk memahami kemungkinan dampak yang muncul setelah mengonsumsi obat ini agar Anda bisa segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami keluhan.
Paracetamol atau acetaminophen adalah obat yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit dan penurun panas. Obat ini efektif untuk menurunkan suhu tubuh dan meredakan nyeri. Karena itu, paracetamol banyak digunakan untuk meredakan demam dan mengatasi rasa sakit ringan hingga sedang, seperti kepala pusing, nyeri otot, atau nyeri saat haid.
Walaupun merupakan obat yang tersedia tanpa resep, sangat penting untuk mengonsumsi paracetamol sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan. Jika tidak mengikuti dosis yang dianjurkan, efek samping dari paracetamol dapat muncul, baik yang ringan maupun yang serius.
Paracetamol biasanya tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, atau cairan. Dosis paracetamol disesuaikan dengan usia pasien, jadi dosis untuk anak berbeda dari dosis untuk orang dewasa.
BACA JUGA:Efek Ketergantungan Obat dan Cara Mengatasinya
Rekomendasi dosis paracetamol adalah sebagai berikut:
- Untuk orang dewasa, bisa mengonsumsi satu hingga dua tablet setiap empat hingga enam jam. Setiap tablet mengandung 500 miligram, tidak lebih dari 24 jam.
- Untuk anak-anak di bawah 16 tahun, dosisnya umumnya lebih rendah dibandingkan untuk orang dewasa.
Mengambil dosis paracetamol yang tidak tepat dapat menyebabkan berbagai efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain:
BACA JUGA:Wajib Tahu: Beberapa Deretan Obat Alami untuk Malaria yang Jarang Diketahui
BACA JUGA:Kayu Ular, Obat Tradisional Khas Papua yang Mempunyai Segudang Manfaat Kesehatan
- Ketidaknyamanan pada perut.
- Hilangnya selera makan.
