Kasus Dermaga Pulau Baai Bengkulu, Perparah Citra Indonesia
Kapal keruk ukuran lebih besar didatangkan dari Batam yang menuju Bengkulu untuk mengeruk sedimentasi pada alur pelayaran Dermaga Pulau Baai yang dangkal-Radar Utara / Benny Siswanto-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Deras sorotan soal kasus pendangkalan alur dermaga Pulau Baai Bengkulu yang tak terurus. Bukan hanya mengingatkan, skandal dugaan rasuah di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bahkan, citra Indonesia kian diperburuk. Terlebih, baru-baru ini, Trade Barrier Index atau TBI, melansir Indonesia menempati posisi terburuk dari daftar negara dengan hambatan perdagangan internasional.
Siapa TBI itu? merupakan lembaga riset kebijakan asal Amerika Serikat, Tholos Foundation yang baru melansir International Trader Barrier Index (TBI) 2025. Dari 122 negara yang dinilai. TBI mempososikan Indonesia di urutan terakhir.
"Indonesia berada di urutan terakhir dalam pilar layanan dan menjadi studi kasus dalam laporan TBI 2025...," tulis Tholos Foundation dikutip dari kompas.com, Selasa, 13 Mei 2025.
BACA JUGA:Kapal Keruk OTW, Percepat Normalisasi Pelabuhan Pulau Baai
BACA JUGA:Pengerukan Alur Pulau Baai Dipastikan Tetap Berjalan
Pada 2019, DPR RI pernah merilis hasil kajian akademiknya yang menggandeng pihak ketika mengungkap apa permasalahan yang menjadi hambatan dalam pengembangan investasi dalam negeri di Indonesia.
Studi pesanan DPR itu mengungkapkan, setidaknya terdapat 5 kendala yang berimplikasi menjadi hambatan investasi di Indonesia.
Kelima hambatan itu meliputi regulasi berbelit, akuisisi lahan yang sulit, infrastruktur publik yang belum merata, pajak dan insentif yang tidak mendukung sampai dengan tenaga kerja terampil yang belum memadai.
Studi lainnya, yang dilakukan Universitas Sains dan Teknologi Komputer, mengungkapkan penyebab persoalan investasi dari dalam negeri.
BACA JUGA:Penanganan Alur Pulau Baai, Butuh Intervensi Serius dari Pusat
BACA JUGA:Pendangkalan Alur Pulau Baai Tak Kunjung Tuntas, Pasokan BBM Masih Bergantung ke Sumatera Barat
Diungkap jurnal kampus itu, meneliti alasan mengapa Warga Negara Indonesia (WNI) kurang minat dalam investasi? jawabannya adalah adanya stigma masyarakat yang salah mulai dari sulitnya mekanisme berinvestasi, investasi yang membutuhkan modal yang besar, investasi perlu menggunakan pengetahuan yang khusus dan persepsi akan risiko kehilangan uang.
Pendangkalan Alur Pulau Baai Sudah Diteliti Tahun 2003
Pendangkalan alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, sudah dilakukan 2003. Judul Penelitian : Pendangkalan Alur Pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu (L. Arifin, et.al) yang merupakan Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan Jalan Dr. Junjunan 236, Bandung 40174, Jawa Barat.
