Iklan doni 2

Stok Logistik Bencana di Mukomuko Masih Aman

Kantor Dinas Sosial Mukomuko-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat menyatakan. Stok logistik untuk membantu warga korban bencana alam, hingga sekarang masih ada dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga awal tahun 2025 ini.

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kabupaten Mukomuko, M Arpi, SH mengatakan. Stok logistik bencana itu dipastikan  cukup, setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten Mukomuko mendapatkan bantuan logistik untuk kebutuhan bencana alam jika sewaktu-waktu terjadi di daerah ini.

"Logistik bencana itu bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akhir tahun 2024 lalu," jelasnya.

Bantuan logistik bencana alam dari provinsi itu meliputui kebutuhan pangan siap saji. Selain itu juga ada tenda dan juga kasur serta yang lainnya. Seluruh bantuan logistik yang ia terima itu jika diuangkan nilainya mencapai Rp380 juta.

BACA JUGA:Stok Logistik Bencana Dipastikan Cukup Hingga Akhir Tahun 2024

BACA JUGA:Mukomuko Dapat Bantuan Logistik Bencana Dari Pemprov Bengkulu

Adapun penerima logistik bencana ini, selain untuk warga yang terkena musibah bencana dan juga untuk santunan bagi orang terlantar yang ada di daerah ini.

Ia juga menjelaskan, belum lama ini pihaknya telah memberikan bantuan logistik bencana kepada keluarga korban.

Selain itu, ia juga mengungkapkan untuk bantuan logistik dari pemerintah pusat hingga sekarang belum ada. Meski ia juga sudah menyampaikan proposal bantuan logistik bencana kepada Kementerian Sosial.

BACA JUGA:Mukomuko Kehabisan Stok Logistik Bencana

BACA JUGA:Parah, Mukomuko Tidak Miliki Stok Logistik Bencana

"Kami juga mengajukan anggaran di APBD untuk membeli berbagai barang yang dibutuhkan korban bencana seperti telur, minyak, beras, air minum, mi instan, dan material bangunan untuk korban kebakaran. Jadi kalau ada korban bencana, kita bisa langsung salurkan," pungkasnya. (rel)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan