Dalam Kebisuanku

Sabtu 29 Mar 2025 - 20:29 WIB
Reporter : redaksi
Editor : Ependi

Cerpen Oleh UG DANI 

Gerimis telah reda, meninggalkan sisa-sisa dingin yang menyusup ke dalam jaket lusuh yang lelaki itu kenakan. Dia berdiri di trotoar, menatap lurus ke jalanan yang sepi. Hanya ada beberapa kendaraan yang melintas, lampu-lampunya menembus kabut tipis di udara.

Dia menarik napas dalam, lalu menghembuskannya perlahan. Di tangannya, sebatang rokok hampir habis, bara merah di ujungnya perlahan meredup. Dengan gerakan pelan, dia duduk di trotoar, membiarkan punggungnya sedikit bersandar pada tiang lampu jalan.

Tasikmalaya.

Entah sudah berapa hari dia di kota ini. Takdir membawanya ke sini, atau mungkin obsesi yang tak pernah ia pahami. Yang jelas, sejak kepergiannya dari kota asalnya, pikirannya hanya terfokus pada satu hal—dia ingin tahu.

BACA JUGA:Serambi Mesjid Kami Yang Kotor

BACA JUGA:RUMAH MATAHARI 2

Ingin melihat langsung tempat wanita itu berasal.

Wanita yang selama ini ia cintai, wanita yang kini sudah menjadi milik orang lain.

Tapi apakah ini cukup? Apakah dengan datang ke kota ini, semua pertanyaannya akan terjawab? Ataukah justru semakin dalam ia terperangkap dalam perasaan yang tak pernah mendapat restu dari takdir?

Dia tertawa kecil, getir.

Cintanya bagaikan Rahwana, yang mencintai dengan sepenuh jiwa, tapi tak pernah mendapatkan balasan.

BACA JUGA:Belajar dari Sang Gagak

BACA JUGA:Belenggu Sistem

Dulu…

Lelaki itu mengingat dengan jelas saat pertama kali melihatnya. Wanita itu datang seperti angin sepoi-sepoi yang menenangkan. Senyumnya hangat, suaranya lembut, dan kehadirannya membawa ketenangan yang sulit dijelaskan.

Kategori :

Terkait

Sabtu 13 Dec 2025 - 18:07 WIB

Lukisan Merah

Sabtu 02 Aug 2025 - 19:16 WIB

Kunang-kunang di Matamu

Sabtu 02 Aug 2025 - 19:05 WIB

The Emerald Code

Sabtu 26 Jul 2025 - 19:56 WIB

Tuangan Teh Terakhir

Sabtu 26 Jul 2025 - 19:49 WIB

DOTI LAMAIKA