
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Siapa bilang buah durian yang nan tersohor cuma ada di Medan, Jambi, dengan aroma menyengatnya atau beberapa varian lainnya di Jawa.
Sebut saja durian bawor asal Banyumas yang berukuran besar dengan daging tebal, durian merah khas Banyuwangi hingga durian pelangi dari Manokwari dengan gradasi warna yang menyerupai pelangi, setiap spesies memiliki daya tariknya sendiri.
Ada pula bentuknya unik seperti durian Petruk yang tumbuh di Jepara. Durian khas tanah air itu tumbuh di sejumlah wilayah pada 34 provinsi Indonesia.
Kekayaan varian durian Nusantara ini membuat Indonesia dikenal sebagai penghasil durian terbesar dunia, selain Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina. Bulan Januari inilah masa panen durian di wilayah produsen durian lokal tanah air.
BACA JUGA:Dukung UMKM, Dorong Durian Jadi Produk Olahan
BACA JUGA:Ecerkan Durian Hasil Kebun Sendiri, Bisa Beli Motor Baru?
Selain durian lokal Sumatera dan Jawa, varian durian yang mulai dilirik oleh pasar ekspor adalah durian Parigi. Buah durian Parigi merupakan salah satu varietas durian unggulan dari Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dikenal dengan cita rasa yang sangat legit dan aroma yang menggoda.
Berbeda dengan durian dari daerah lain, durian Parigi memiliki daging yang tebal, lembut, dan manis dengan biji yang relatif kecil. Inilah yang membuat durian Parigi begitu istimewa dan banyak diburu oleh para pecinta durian di seluruh Indonesia.
Durian ini tumbuh subur di daerah Parigi Moutong, sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh pegunungan dan hutan tropis yang masih asri. Kombinasi antara tanah yang subur dan iklim yang ideal menjadikan durian Parigi memiliki kualitas yang tidak tertandingi.
Musim durian di Parigi biasanya berlangsung dari bulan November hingga Januari, di mana para petani lokal akan memanen durian terbaik mereka.
BACA JUGA:Jangan Salah! Ini 7 Tips Memilih Durian yang Manis dan Berdaging Tebal
BACA JUGA:Potensi Ekonomi Durian Lokal Belum Terkelola Maksimal
Selain rasanya yang legit, durian Parigi juga terkenal dengan aroma yang tidak terlalu menyengat namun tetap khas, sehingga cocok bagi mereka yang baru ingin mencoba durian. Tidak heran jika banyak wisatawan yang datang ke Parigi Moutong hanya untuk menikmati durian ini langsung dari sumbernya.
Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso, menjadi salah satu penghasil durian terbaik di Indonesia dan berpotensi menjadi pemasok utama durian ke pasar internasional, termasuk Tiongkok. Negeri Tirai Bambu ini merupakan pasar terbesar durian di dunia.
Pada November 2024, impor durian Tiongkok mencapai total 1,53 juta ton, dengan nilai USD6,83 miliar, mengalami peningkatan 9,4 persen dari tahun ke tahun. Sementara itu, Indonesia sedang berjuang untuk bersaing di pasar global. Secara keseluruhan, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang 2024, Indonesia mengekspor durian sebanyak 600 ton dengan nilai sekitar USD1,8 juta atau setara Rp29,1 miliar. Negara-negara tujuan ekspor utama pada 2024, Hongkong dan Thailand. Ceruk pasar Tiongkok masih amat besar bagi durian Indonesia.