Ditargetkan Sebelum Puasa Ditempati, Donatur Kebakaran Arga Mulya Terus Mengalir
Pembangunan rumah korban kebakaran , bantuan dari donatur-Radar Utara / Abdul Gafur-
PADANGJAYA, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Empat rumah korban kebakaran di Desa Arga Mulya, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara yang hangus diamuk sijago merah pada Jumat (30/1/2026) sore, kini sedang dibangun kembali melalui semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak.
Proses pembangunan ditargetkan selesai sebelum bulan Ramadhan tahun 2026, sehingga korban dapat segera menempati rumah baru mereka.
Kebakaran yang terjadi akhir Januari lalu diperkirakan menimbulkan kerugian materi mencapai Rp600 juta lebih.
Menanggapi musibah tersebut, masyarakat, pemerintah, dan sejumlah donatur bergerak cepat untuk menggalang bantuan dan tenaga.
BACA JUGA:Intensitas Kebakaran Meningkat, Damkar Minta Dukungan Masyarakat
BACA JUGA:Awal Tahun, Damkar Bengkulu Utara Tangani 7 Kali Kebakaran Rumah dan Toko
Kepala Desa Arga Mulya, Dendi Apriyadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas solidaritas yang terus mengalir.
Menurutnya, bantuan dari berbagai pihak tentu membantu meringankan warganya yang tertimpa musibah.
“Alhamdulillah kami atas nama Pemerintah Desa mengucapkan ribuan terima kasih atas support dan dukungan warga, pemerintah, dan para donatur yang terus membantu meringankan beban para korban,” ujarnya pada Senin (9/2/2026).
Hingga saat ini, pihaknya menyampaikan proses pembangunan fisik baru berjalan pada dua unit rumah milik Sumadi dan Nanang. Namun, bantuan material masih terus berdatangan, memberikan harapan untuk mempercepat penyelesaian.
BACA JUGA:4 Rumah Ludes, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp 600 Juta
BACA JUGA:3 Rumah Warga Arga Mulya Ludes Terbakar, Korban Selamat
“Hari ini datang dari PT SIL sebanyak 80 sak semen dan 4 kodi seng. Dengan cara gotong-royong, semoga sebelum puasa rumah korban sudah selesai dibangun,” tambah Dendi Apriyadi dengan penuh harap.
Semangat gotong royong warga terlihat jelas dengan mendirikan posko di lokasi pembangunan.