Waspada Gelombang Tinggi Hingga 2,9 Meter pada 21 Januari 2026
Pantau cuaca laut Bengkulu hari ini dan besok. BMKG imbau kewaspadaan bagi nelayan dan penumpang kapal rute Enggano-Linau.-Radar Utara / Benny Siswanto-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Kondisi cuaca di wilayah perairan Barat Sumatera, khususnya Provinsi Bengkulu, menunjukkan tren yang perlu diwaspadai bagi para pelaku aktivitas maritim.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun melalui laman resmi Direktorat Meteorologi Maritim BMKG (maritim.bmkg.go.id) pada Selasa, 20 Januari 2026, terdapat indikasi peningkatan tinggi gelombang yang signifikan memasuki hari Rabu, 21 Januari 2026.
Laporan cuaca tersebut mengonfirmasi bahwa Cuaca Laut Bengkulu hari ini didominasi oleh hujan ringan dengan tinggi gelombang yang mulai merangkak naik. Kondisi ini diprediksi akan mencapai puncaknya pada dini hari hingga pagi hari esok.
Analisis Data BMKG: Tren Gelombang dan Kecepatan Angin
Masyarakat dan pelaku transportasi laut diminta untuk mencermati informasi BMKG Bengkulu besok. Berdasarkan data deskriptif yang dilansir otoritas meteorologi, berikut adalah proyeksi kondisi perairan untuk tanggal 21 Januari 2026:
BACA JUGA:Kemenhub Imbau Seluruh Pihak Waspadai Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia
BACA JUGA:BPBD Mukomuko Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi
Puncak Gelombang: Memasuki pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, status gelombang berubah dari "Sedang" menjadi "Tinggi". Ketinggian gelombang diprediksi fluktuatif di angka 2,5 meter hingga 2,9 meter.
Kecepatan Angin: Angin bergerak dari arah Barat Laut dengan kecepatan rata-rata 10-13 knot. Namun, masyarakat perlu mewaspadai adanya hembusan angin kencang (gusty) yang diprediksi mencapai 24 knot, yang dapat memicu ketidakstabilan mendadak pada kapal kecil.
Kondisi Atmosfer: Hujan ringan diprediksi akan turun secara konsisten di area perairan, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 79% hingga 85% dan suhu berkisar antara 26°C hingga 27°C.
Arus Laut: Arus terpantau bergerak menuju arah Selatan dan Barat Daya dengan kecepatan yang cukup kuat, yakni sekitar 41.0 hingga 42.0 cm/s.
BACA JUGA:Kemenhub Imbau Seluruh Pihak Waspadai Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia
BACA JUGA:BPBD Mukomuko Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi
Respon Pemerintah Daerah dan Dampak Transportasi