RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Di tengah zaman yang serba cepat dan penuh tekanan, banyak orang tua yang berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka.
Namun, tak jarang niat baik ini justru berakhir dengan dampak negatif.
Salah satunya adalah fenomena overparenting atau pengasuhan berlebihan.
Meskipun terdengar penuh kasih sayang, pengasuhan yang terlalu mengatur atau melindungi anak justru bisa membuat anak tumbuh dengan rasa percaya diri yang rendah.
BACA JUGA:Anak Kos Wajib Tau! Ini Dia Tips Untuk Mengukus Makanan Dengan Menggunakan Alat Seadannya
BACA JUGA:Kenapa Si, Anak Perempuan Lebih Dekat Kepada Sosok Ayah Ketimbang Yang Ibu. Berikut Alasannya
Mengapa demikian?
Berikut adalah beberapa alasan mengapa overparenting bisa menjadi penghalang bagi perkembangan percaya diri anak.
1. Anak Tidak Diberi Kesempatan untuk Menghadapi Tantangan
Salah satu dampak terbesar dari overparenting adalah anak tidak diberi kesempatan untuk menghadapi tantangan atau kesulitan dalam hidup mereka.
BACA JUGA:Jangan Memuji Anak dengan Mengatakan 'Kamu Pintar', Tapi Katakan Kalimat Berikut
BACA JUGA:Para Orang Tua Harus Tau ! Ini Waktu Terbaik Untuk Mengkhitan Anak Laki-Laki
Orang tua yang terlalu melindungi sering kali mencoba untuk menghindari anak dari kegagalan atau kesulitan sekecil apapun.
Namun, kegagalan adalah bagian penting dari proses belajar dan pembentukan kepercayaan diri.
Ketika anak tidak pernah mengalami kegagalan, mereka tidak belajar untuk bangkit dan memperbaiki diri.